CARI

MAKALAH CARA BELAJAR SEMPOA MUDAH, CEPAT DAN TEPAT



Metode Menggunakan Mental Sempoa

Jika kita sudah mengenal sempoa, maka kita tidak perlu bingung lagi dengan cara penggunaannya. Sekarang saya akan membahas sedikit cara menggunakan sempoa dengan jari-jari kita, sehingga akan terbiasa dengan sendirinya menggerakkan jari kita. Saya mulai dengan dasar penggunaanya antara lain :
Pertama letakkan sempoa diatas buku latihan yang akan kita kerjakan, selain itu siapkan pensil dan penghapus. Perhatikan biji sempoa tersebut, jika biji sempoa yang atas dan bawah saling merekat maka pisahkan terlebih dahulu hingga antara biji yang atas dan yang bawah berpisah.
Langkah ketiga adalah kita memulai berhitung dengan menggunakan biji-biji tersebut.
Contoh Soal :
a. 2+1-1=2 
b. 5+3-1=7

Jika kita ingin mengerjakan soal diatas dengan hasil yang benar, maka cara yang digunakan sebagai berikut :
  • Jika ingin menambahkan angka 2 maka naikkan biji sempoa dengan menggunakan jempol pada jari tangan kita.
  • Jika ingin menambahkan angka 1 maka naikkan biji sempoa dengan menggunakan jempol pada jari tangan kita.
  • Jika ingin mengurangi angka 1 maka turunkan biji sempoa dengan menggunakan telunjuk pada jari tangan kita.
  • Jika ingin menambahkan angka 5 maka turunkan biji sempoa dengan menggunakan telunjuk pada jari tangan kita.
  • Jika ingin menambahkan angka 3 maka naikkan biji sempoa dengan menggunakan jempol pada jari tangan kita.
  • Jika ingin mengurangi angka 1 maka turunkan biji sempoa dengan menggunakan telunjuk pada jari tangan kita.

"Dengan mengikuti cara-cara diatas maka kita dapat menyelesaikan contoh soal diatas".

Synopsis Sempoa

Mendengar kata ini, tentu yang paling pertama diingat oleh adik-adik adalah sebuah alat hitung cina kuno. Sempoa adalah alat berhitung pada zaman dahulu kala yang terbuat dari kayu dan sederetan manik-manik yang bisa digeser-geserkan. Sempoa digunakan untuk berhitung seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Nantinya, setelah adik-adik mahir menggunakan system sempoa, adik-adik hanya perlu mengimajinasikan bentuk perhitungan sempoa ini pada pikiran dan dengan mudahnya dapat menghitung deretan angka-angka tanpa bantuan alat canggih apapun. Nah, kedengarannya menarik bukan ? Makanya, ayo ! Mari kita belajar berhitung dengan sempoa sambil bermain. 

Permainan dan Materi Pendidikan 

Belajar

Membaca Bilangan
Kemampuan membaca bilangan pada sempoa sangatlah penting, agar kita tidak salah menghitung bilangan yang ada nantinya. Titik penentu nilai pada sempoa menentukan letak nilai satuan. Karena itu, adik-adik harus bisa mempelajari cara membaca bilangan dengan benar. Ayo! Yang semangat !! Mari kita belajar membaca bilangan sempoa bersama dengan Bobby dan Nano. Pasti sangat menyenangkan ya ! 

Penjumlahan dan Pengurangan Dasar 
Di sini, Adik - adik dapat mempelajari dasar penjumlahan dan pengurangan sempoa, dengan menaikkan dan menurunkan manik-manik sempoa dengan telunjuk dan ibu jari.

Penjumlahan dan Pengurangan Dengan
Metode Sahabat Kecil

Dalam belajar menghitung dengan metode sahabat kecil, adik-adik akan diperkenalkan dengan cara-cara yang khusus untuk menghitung agar mendapatkan hasil dengan cepat. Dalam metode sahabat kecil terdapat pasangan angka yang termasuk sahabat kecil. Nah pasangan angka inilah yang menjadi patokan penghitungan. Setelah mahir, kita akan bermain dengan permainan yang pastinya menyenangkan.

 











MUNGKIN KALIAN MENCARI    "MAKALAH MAKALAH TUGAS EKONOMI"





Bukan hal sulit mempelajari sempoa. 




















































Penjumlahan dan Pengurangan Dengan
Metode Sahabat Besar

Dalam menghitung dengan metode sahabat besar, adik-adik akan menjumpai pasangan-pasangan angka sahabat besar. Dan dengan metode sahabat besar, adik-adik akan belajar menghitung penjumlahan dan pengurangan dalam jumlah yang lebih besar dengan lebih cepat yang berbeda dengan metode sahabat kecil. Setelah belajar, tentu saja adik-adik akan tahu apa perbedaan kedua metode tersebut.

Penjumlahan dan Pengurangan Dengan
Metode Modifikasi

Dalam metode modifikasi sahabat kecil dan sahabat besar ini terdapat modifikasi operasi penjumlahan atau pengurangan sahabat kecil dengan penjumlahan atau pengurangan dengan sahabat besar. Pada penggunaan metode ini, manik-manik sempoa bergerak 2 kali. Pertama, gerakan manik sempoa untuk menyelesaikan penjumlahan dengan sahabat kecil, lalu gerakan kedua untuk menyelesaikan pengurangan dengan sahabat besar. Nah, menarik bukan ??

Perkalian
Wow ~ ternyata belajar perkalian juga dapat menggunakan sempoa. Ayo, adik-adik mau kan belajar perkalian dengan sempoa ? Pasti jauh lebih mudah dan cepat jika kita telah menguasai dasarnya. Pada dasarnya, belajar perkalian ini sangat menyenangkan, apalagi belajar bersama Bobby Bola dan Nano. Ayo ~ pasti sangat menyenangkan, bukan ? Tunggu apa lagi, sempoa memang mengasyikkan.

Pembagian
Jika ada 4 kue dan ada dua orang anak yang ingin mendapat kue itu, dapatkah adik-adik membagikan kue itu dengan adil ? Tenang saja, setelah bagian belajar pembagian ini selesai, pasti adik-adik akan merasa dengan sempoa soal pembagian akan terasa sangat mudah.

Permainan

Game Membaca Bilangan
Domba adalah binatang yang sering dipakai untuk menghitung pada terapi tidur, seperti pada permainan ini, meskipun tujuannya bukan untuk terapi tidur. Bacalah bilangan domba-domba kecil sesuai dengan jumlahnya dengan menggunakan sempoa yang ada, seperti yang telah dipelajari sebelumnya. Pastinya adik-adik jangan sampai salah hitung ya. Ayo! Yang semangat dan lebih jeli.

Game Laundry
Ooops.lihat, ada pelanggan yang ingin mengambil pesanan cucian bajunya . Adik-adik mau membantu melayani pelanggan untuk mengambil pesanan mereka dengan jumlah yang benar kan? Nah~ soal-soal hitungan akan diberikan dan lakukanlah hitungan dengan menggunakan metode sempoa hasil dari soal yang telah diberikan. Dalam permainan ini, jangan sampai pelanggan marah karena terlalu lama menunggu. Makanya, ayo kita berhitung yang tepat dan cepat !

Game Cake Party

Aih aih... ada pencuri-pencuri nakal yang hendak mencuri kue tart. Adik-adik mau kan membantu Bobby menjaga kue tart ini?? Banyak soal hitungan yang harus kamu selesaikan, karena itu kamu harus lebih cepat dalam berhitung dengan sempoa Di permainan ini, kemampuan konsentrasi adik-adik bisa terasah dan adik-adik akan menjadi lebih jeli jika dapat melewati permainan ini.

Game Going To Work

Pada game ini, ada seorang teman yang sedang bergegas untuk berangkat kerja. Ayo mari kita membuka jalan turun yang tertutup untuk membantu sang teman agar tidak telat. Dengan menjawab soal dengan benar agar jalan untuk turun bisa terbuka. Kecepatan berhitung adik-adik bisa meningkat di permainan ini. Selain cepat, adik-adik harus cekatan dan lebih konsentrasi untuk bermain permainan ini.



Game Plumber
Gawat! Ikan-ikan di kolam kekurangan air, mereka sekarat dan untuk menyelamatkan mereka, adik-adik harus membantu mengisi air untuk ikan di kolam agar mereka dapat berenang dengan bebas kembali. Dalam permainan ini, kemampuan adik-adik berhitung dengan sempoa metode modifikasi akan makin terasah.

Game Make It Cool
Walaaah… Cuaca sedang sangat panas. Alangkah segarnya apabila ada tempat untuk berteduh, pastinya dibawah pohon rindang yang nyaman. Nah, mari kita menanam pohon-pohon agar tempat menjadi lebih teduh. Tapi sebelumnya adik-adik harus membantu menjawab soal-soal yang ada agar suhu udara tidak semakin tinggi. Adik-adik bersedia membantu bukan ?

Game Burger
Para pelanggan hendak memesan hamburger ! Adik-adik tentunya tidak ingin mengecewakan mereka bukan?? Ayo kita menjawab soal-soal untuk mendapatkan bahan untuk membuat hamburger yang sesuai dengan menu dari pembeli. Hati-hati ya jangan sampai salah memberikan hamburger yang dipesan.

Game Bonus

Game Crossing Snail

Wah… Siput-siput itu ingin melakukan perjalanan menyeberang yang jauh. Mereka pun berbondong-bondong berjalan bersama-sama. Adik-adik tentunya ingin membantu mereka menyebrang, bukan? Ayo, Kita bantu mereka memasang jembatan untuk menyeberang. Perhatikan setiap lubang ya, karena adik-adik tidak ingin menjatuhkan siput-siput itu, bukan ?

Game Save The Baby Penguin

Bayi penguin itu ingin kembali berkumpul bersama keluarganya ! Ayo kita membantu bayi penguin itu untuk kembali kepada keluarganya ya. Berkumpul dengan keluarga memang hal yang paling menyenangkan. Tetapi, adik-adik harus hati-hati karena di laut banyak sekali halangan, karena itu jangan sampai bayi penguin terkena halangan. Kamu harus jeli dan cekatan.

Game Get The Honey!

Apakah adik-adik senang bermain dengan permainan warna ?? Para lebah mungil hendak mengumpulkan madu dari bunga-bunga yang warnanya sesuai dengan mereka. Mari kita membantu para lebah mungil itu mengumpulkan madu yang mereka inginkan ! Di permainan ini, adik-adik akan bisa mengenal banyak warna ! Dan adik-adik dapat melihat.

Positif dan Negatif Sempoa

Seperti sudah dijelaskan, sempoa adalah alat berhitung kuno. Meski sudah kuno, alat ini masih dipakai dan justru semakin digemari dewasa ini. Sekolah mengajarkan sempoa. Ada juga sejumlah lembaga kursus. Apa sebenarnya yang dicari sehingga sempoa perlu dilatih oleh anak-anak? Adakah sisi negatif dari cara berhitung ini?Di bawah ini akan dijelaskan.

Sempoa amat penting dalam operasi dasar matematika, yaitu penjumlahan, pengurangan, pengalian, dan pembagian. Sempoa membantu anak-anak menyelesaikan soal matematika dengan cepat dan tepat. Sepuluh soal bisa dikerjakan dalam waktu 10 menit.

Mental Aritmatika

Itulah sisi positif yang utama dari kemampuan menggunakan sempoa. Akan tetapi, yang paling penting sebenarnya adalah cara berhitung atau jalan pikiran. Artinya, jika caranya sudah dikuasai, alat berhitung yang disebut sempoa tadi tidak perlu lagi.

Di sini, yang bekerja adalah mental aritmatika. Tahukah kamu apa itu mental aritmatika? Mental aritmatika adalah kemampuan berhitung dengan menggunakan pikiran tanpa alat bantu. Apakah sempoa bisa melatih mental aritmatika dan bagaimana caranya?

Ketika belajar sempoa, pikiran kita akan dengan sendirinya dilatih untuk berkonsentrasi. Daya konsentrasi ini akan memudahkan pikiran menjumlahkan, mengurangkan,membagi, dan mengalikan angka-angka yang diminta. Apalagi letak manik-manik hafal.

Dapat disimpulkan, manfaat sempoa ialah melatih fungsi otak; melatih daya ingat, logika, kreativitas, dan konsentrasi; meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kecermatan berpikir; menumbuhkan rasa percaya diri; dan meningkatkan minat pada matematika.

Kelemahan

Hal-hal positif dari sempoa membuat banyak orang merasa perlu untuk belajar sempoa. Kita pun tak heran melihat seorang anak TK, misalnya, mampu berhitung dengan amat cepat melebihi alat hitung mesin, seperti kalkulator, meskipun hanya aritmatika dasar. “Tidak ada gading yang tak retak,” bunyi pepatah. Sempoa juga demikian. Hal-hal positif yang luar biasa tak melulu menjadi kekayaan sempoa. Ada juga kelemahannya. Sempoa hanya unggul dalam perhitungan dasar, namun sulit dalam operasi yang rumit.

Perlu juga diketahui, sempoa hanya salah satu cara berhitung. Sempoa bukan matematika, dan matematika bukan sempoa. Keduanya tidak boleh disamakan. Matematika memiliki cara kerjanya sendiri. Seseorang yang menguasai sempoa belum tentu ahli matematika.

Rumus Dasar Sempoa

Dalam mengoprasikan sempoa, ada 3 pasang rumus yang harus dikuasai. Rumus-rumus ini digunakan pada saat penambahan dan pengurangan tidak bisa dilakukan dengan hanya menaikan atau menurunkan manik saja. Bentuk gerakan rumus ini adalah gabungan gerak turun dan naik.

Tiga pasang rumus sempoa tersebut ialah:
Kawan Kecil (+) dan Kawan kecil (-)
Kawan Besar (+) dan Kawan Besar (-)
Gabungan (+) dan Gabungan (-)


Contoh soal yang harus menggunakan rumus:

4 + 1 = 5 , karena operasi disamping sudah tidak memungkinkan untuk dioprasikan dengan gerakan biasa, maka kita harus menggunakan rumus Kawan Kecil + 1, yaitu dengan menurunkan manik atas (5) dengan 4 manik bawah secara serentak*. Maka kita dapat melihat hasilnya, yaitu manik atas sudah turun ke arah bawah, jadi hasilnya adalah lima.


*) Gerakan jari serentak ialah dengan menurukan atau menaikan manik atas (dengan telunjuk) dan manik bawah (dengan jempol) secara bersamaan. 

Media penyiaran TELEVISI DAN RADIO

Penyiaran atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan broadcasting,  merupakan proses penyampaian siaran dengan pemancar kepada penerima siaran dalam hal ini pendengar/pemirsa disuatu tempat.
Menurut UU no.32 thn 2002 tentang Penyiaran, penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut, atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran.
Media penyiaran dapat dibedakan menjadi dua yaitu Televisi dan Radio
  • Televisi
Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara. Televisi merupakan gabungan dari kata tele (jauh) dari bahasa Yunani, dan visio (penglihatan) dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai alat komunikasi jarak jauh yang menggunakn media visual/penglihatan. Fungsi televisi sama dengan fungsi media massa lainnya, yakni memberikan informasi, mendidik, menghibur, dan membujuk.
  • Radio
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintasdan merambat lewat udara dan bisa juga lewat ruang angkasa yang hampa udara.

  • Persamaan Televisi dan Radio
No.
Karakteristik
Televisi
Radio
1.
Tidak dapat di ulang-ulang
  • 2.
    Ruang jangkau luas
  • 3.
    Bersifat cepat dan sekilas
  • 4.
    Waktunya terbatas
  • 5.
    Menjangkau seluruh masyarakat
  • 6.
    Disiarkan secara elektronik
  • 7.
    Aktual

    • Perbedaan Televisi dan Radio
    Televisi
    Radio
    Bersifat audiovisual
    Bersifat audio
    Memiliki daya pengaruh tinggi
    Memiliki daya pengaruh rendah
    Biaya operasional tinggi
    Biaya operasional relatif murah
    Menggunakan bahasa baku
    Menggunakan bahasa sehari-hari
    Bersifat menyeluruh
    Bersifat akrab dan intim
    Memerlukan perhatian khusus
    Dapat dinikmati sambil beraktifitas

    macam-macam bentuk promosi

    macam-macam bentuk promosi yang meliputi; Advertensi, Personal Selling, Sales Promotion, dan Publicity.


    1. Advertensi (Periklanan)
        Berdasarkan macam media yang digunakan, maka advertensi dibedakan menjadi:
        a. Advertensi Cetak seperti koran, majalah, dll.
        b. Advertensi Elektronika seperti website, radio, televisi, dll.
        c. Transit Advertensing seperti buletin, poster/spanduk, stiker, dll.
        d. Kiriman Langsung yaitu barang cetakan yang dikirim langsung melalui pos kepada calon 
            pembeli yang memang sudah target.
        e. Advertensi Khusus yaitu segala macam barang yang bentuknya berupa hadiah.

    2. Personal Selling
        Apa itu Personal Selling ? Personal Selling adalah Penyajian barang secara lisan dan bertatap muka
        kepada satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar barang yang ditawarkan dapat terjual. Hal
        ini lebih ditujukan pada produk yang sifat pembeliannya sekali-kali atau mempunyai nilai per unit
        yang sangat tinggi atau  yang didesain dengan kebutuhan tertentu. Dengan melakukan peragaan
        diharapkan dapat memberikan kepercayaan bagi calon pembeli.

    3. Sales Promotion
        Merupakan bentuk kegiatan promosi selain Advertensi, Personal Selling, dan Publicity guna
        merangsang pembelian barang perusahaan. Adapun alat -alat yang digunakan dalam sales
        promotion antara lain :
        a. Sampel/contoh, dalam berpromosi jangan ragu-ragu untuk memberi sampel.
        b. Kupon/voucher, yaitu sertifikat hak potongan kepada pemegangya sehingga menghemat
            pembelian produk tertentu.
        c. Premi, yaitu barang yang ditawarkan dengan harga yang sangat rendah.
        d. Paket Harga, yaitu produk harga yang memuat harga lebih rendah daripada harga biasanya
            apabila Pembeli membeli produk tersebut dengan jumlah yang sudah ditentukan.
        e. Tawaran Uang Kembali, yaitu tawaran pengembalian uang apabila terjadi ketidaksesuaian
            produk dengan harga/terjadi kerusakan pada produk yang dibeli berdasarkan produknya.
        f.  Promosi Dagang, yaitu Penawaran potongan harga dalam jangka waktu tertentu.
        g. Undian, yaitu konsumen diajak untuk mengumpulkan label yang memuat nama produk untuk
            kemudian diundi dan mendapat hadiah.
        h. Kontes, yaitu mengundang konsumen untuk mengikuti suatu perlombaan.

    4. Publicity
        adalah upaya pendekatan kepada masyarakat agar lebih dikenal oleh masyarakat seperti, jumpa
        pers, publisitas produk, bimbingan kepada masyarakat, dll.

    4 Jenis Bentuk Promosi

    Ada empat jenis kegiatan promosi, antara lain :

    1. Periklanan (Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian. Menurut Kotler (2002:658), periklanan didefinisikan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.


    Iklan memiliki beberapa karakteristik, antara lain: 
    Suatu bentuk komunikasi yang berbayar. 
    Nonpersonal komunikasi. 
    Menggunakan media massa sebagai massifikasi pesan. 
    Menggunakan sponsor yang teridentifikasi. 
    Bersifat mempersuasi khalayak. 
    Bertujuan untuk meraih audiens sebanyak-banyaknya. 


    Jenis Iklan berdasarkan tujuannya, iklan diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yakni:

    a. Iklan Informatif (Informative Advertising)


    Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 
    Bertujuan untuk membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur baru dari produk yang sudah ada. 
    Menginformasikan perubahan harga dan kemasan produk. 
    Menjelaskan cara kerja produk. 
    Mengurangi ketakutan konsumen. 
    Mengoreksi produk. 


    b. Iklan Persuasif (Persuasive Advertising)


    Iklan ini mempunyai cirri-ciri sebagai berikut: 
    Bertujuan untuk menciptakan kesukaan, preferensi dan keyakinan sehingga konsumen mau membeli dan menggunakan barang dan jasa. 
    Mempersuasif khalayak untuk memilih merk tertentu. 
    Menganjurkan untuk membeli. 
    Mengubah persepsi konsumen. 
    Membujuk untuk membeli sekarang. 


    c. Iklan Reminder (Reminder Advertising)


    Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 
    Bertujuan untuk mendorong pembelian ulang barang dan jasa. 
    Mengingatkan bahwa suatu produk memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat. 
    Mengingatkan pembeli dimana membeli produk tersebut. 
    Menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind). 
    Menjalin hubungan baik dengan konsumen. 


    2. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan untuk merangsang pembelian. Penjualan tatap muka adalah kegiatan mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen berada, oleh seorang wiraniaga/salesperson. Dengan adanya kontak langsung antara wiraniaga dan konsumen, maka terjadilah komunikasi dua arah.


    Tugas seorang wiraniaga adalah sebagai berikut : 
    Memberikan informasi produk kepada konsumen 
    Menjelaskan manfaat produk kepada konsumen 
    Menjawab pertanyaan/argumentasi dari konsumen 
    Mengarahkan konsumen agar terjadi transaksi 
    Remberikan pelayanan purna jual 


    Sifat-sifat penjualan tatap muka adalah sebagai berikut : 
    Personal atau adanya kontak langsung dengan konsumen 
    Tanggapan langsung atas pertanyaan/reaksi konsumen 
    Mempererat hubungan dengan konsumen, apabila sikapnya memuaskan 
    Biaya operasionalnya cukup tinggi. 


    3. Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai, pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah). Publisitas merupakan istilah yang popular bukan saja dalam dunia PR tapi dalam dunia sehari-sahari. dalam pandangan Judith Rich (dalam Lesly, 1992:257), tak ada batasan untuk ruang kreatif kegiatan publisitas itu, selain batasan-batasan etika. Namun kreatifitas yang menghasilkan karya yang bagitu kreatif dan menyenangkan namun tak memberikan apa-apa bagi apa yang dipublikasikan. Artinya, kreatifitas disini adalah kreatifitas untuk mewujudkan atau mencapai tujuan organisasi. Publisitas adalah penempatan berupa 
    artikel, tulisan, foto, atau tayangan visual yang sarat nilai berita baik karena luar biasa, penting, atau mengandung unsur-unsur emosional, kemanusiaan, dan humor) secara gratis dan bertujuan untuk memusatkan perhatian terhadap suatu tempat, orang, orang, atau suatu institusi yang biasanya dilakukan melalui penerbitan umum.



    4. Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian. Sales Promotion (promosi penjualan) merupakan suatu tindakan persuasif secara langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor atau konsumen dengan tujuan utama untuk menciptakan penjualan yang segera. Pada intinya kegiatan promosi bermanfaat, untuk membujuk calon pembeli agar membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Promosi penjualan menggambarkan insentif-insentif dan hadiah-hadiah untuk membuat para pelanggan membeli barang-barang perusahaan seacara langsung. Maka kegiatan promosi penjualan menghasilkan respons-respons yang lebih cepat dan terukur dalam penjualan daripada yang dapat dilakukan oleh iklan.



    Promosi penjualan dapat diarahkan pada pengecer, pelangan dan tenaga penjualan. Pengecer akan bekerja lebih keras jika diberi penawaran diskon harga, jatah iklan dan display, dan produk-produk gratis. Mungkin pelanggan membeli produk kita jika disediakan kupon-kupon potongan harga, paket harga, hadiah-hadiah dan jaminan-jaminan. Tenaga penjual akan beroperasi dengan lebih giat sebagai respons atas diselenggarakannya kontes-kontes berhadiah untuk kinerja terbaik.


    Tujuan Sales-Promotion

    1. Peningkatan uji coba dan pengulangan pembelian.
    2. Peningkatan frekuensi dan kuantitas.
    3. Menghitung penawaran-penawaran dari pesaing.
    4. Membangun database konsumen dan peningkatan ingatan konsumen.
    5. Cross-selling dan perluasan dari penggunaan dari suatu merk.
    6. Memperkuat brand image dan memperkuat brand relationship.


    Kekuatan utama dari sales promotion adalah menaikan angka penjualan. Keuntungan hanya terjadi jika pada kasus-kasus di mana promosi penjualan berhasil mengajak pelanggan-pelanggan baru (news costumer) untuk mencoba produk mereka dan membawa mereka lebih menyukai produk baru tersebut dibandingkan dengan produk merk lama yang biasa mereka pakai. Promosi penjualan biasanya kurang memungkinkan untuk membujuk penguna-pengguna loyal dari merk lain dan pindak ke merk perusahaan anda, sehingga promosi penjualan ini biasanya diminati oleh konsumen yang tidak terlalu mementingkan merek tetapi lebih mementingkan dari segi ekonomis atau nilai lebih yang didapatkan dari pembelian.



    Promosi penjualan secara umum seharusnya dipergunakan dengan hemat, pemberian harga murah, kupon, potongan harga dan hadiah yang dilakukan secara terus menerus dapat mengurangi nilai suatu merk dalam pikiran pelanggan. Hal ini akan membuat para pelanggan cenderung menunggu promosi penjualan berikutnya dan tidak membeli produk-produk tersebut sekarang juga.


    Promosi penjualan harus sesuai penambahan citra merk dan nilai produk karenan itu perlu menggunakan promosi penjualan bersama-sama dengan iklan. Iklan akan menjelaskan mengapa pelanggan sebaiknya membeli produk tersebut dan promosi penjualan menyediakan insentif-insentif yang mendorong calon pelanggan untuk membeli. Jika keduanya digunakan secara bersama-sama, iklan dan promosi penjualan akan menjadai kombinasi yang luar biasa

    STRATEGI PROMOSI PERUSAHAAN JASA


    BAB I
    PENDAHULUAN
                      

    A.        LATAR BELAKANG

    Promosi atau yang sering disingkat dengan promo yang sudah pasti tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari, dengan dilakukannya kegiatan promosi perusahaan mengharapkan adanya peningkatan angka penjualan dan keuntungan  mulai dari level bawah sampai dengan level atas, seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet, departemen store, sering memberikan promo kepada para pelanggannya untuk mendapatkan loyalitas konsumen yang sudah ada serta mendapatkan konsumen baru. Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita : a. Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator, b. Beli 3 gratis satu dan c. Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store

    Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi,  mempengaruhi / membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).  Sementara Sistaningrum (2002 : 98) mengungkapkan arti promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi ”konsumen aktual” maupun ”konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, saat ini atau dimasa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan perusahaan. Dan konsumen potensial adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan dimasa yang akan datang  

     Adapun tujuan dari pada perusahaan melakukan promosi menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Sistaningrum (2002 : 98) menjelaskan tujuan promosi adalah empat hal, yaitu memperkenalkan diri, membujuk, modifikasi dan membentuk tingkah laku serta mengingatkan kembali tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan.


    B.        PERMASALAHAN


    Dari penjelasan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan pada makalah ini adalah:

    1.         Pengertian dan tujuan Promosi ?
    2.         Buaran Promosi ?
    3.         Langkah Pengembangan Komunikasi / Promosi yang Efektif ?


    C.        TUJUAN PENULISAN

    Tujuan penulisan makalah ini adalah :

    1.         Mengetahui Pengertian dan tujuan Promosi
    2.         Mengetahui Jenis-jenis kegiatan Buaran Promosi
    3.         Mengetahui Langkah Pengembangan Komunikasi / Promosi yang Efektif



    BAB II
    PEMBAHASAN


    A.        Pengertian dan tujuan Promosi

    Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya. Sedangkan  Tujuan Promosi adalah sbb :
    1.         Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
    2.         Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
    3.         Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
    4.         Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
    5.         Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
    6.         Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

    B.        Buaran Promosi
    Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan. Ada enam jenis kegiatan promosi, antara lain :
    1.         Periklanan (Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian ada beberapa tujuan periklanan yaitusebagai berikut:
    a.     Iklan yang bersifat memberikan informasi (Informative Advertising),
    b.     Iklan membujuk (Persuasive Advertising),
    c.      Iklan pengingat (Reminder Advertising),
    d.     Ikla pemantapa (Reinforcemen Advertising) 
    Pilihan media yang dapat digunakan untuk melakukan pengiklanan seperti Surat Kabar,MajalahRadioPapan ReklameDirect Mail
      
    2.         Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan untuk merangsang pembelian.  Personal Selling mempunyai peranan penting dalam pemasaran jasa,karena:
    a.     Interaksi secara personal antara penyedia jasa dan konsumen sangat penting
    b.     Jasa tersebut disediakan oleh orang bukan oleh mesin
    c.      Orang merupakan bagian darproduk jasa

    3.         Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian. Adala semu kegiata yang  dimaksudkan untuk meningkatkan arus barang atau jasa dari produsen sampai pada penjualan akhirnya. Point ofsales promotion terdiri dari brosur, information sheets, dan lain-lainSales promotion dapatdiberikan kepada:
    a.     Customer, berupa free offers, samples, demonstrations, coupons, casrefunds, prized,contest (lomba), dan warranties (garansi)
    b.     Intermediaries  (penyalur),  berupa  free  goods discount advertising allowances,cooperative advertising, distribution contests, awards
    c.      Sales force (salesman), berupa bonus, penghargaan, contest dan hadiah buat tenagapenjual terbaik (prized for best performer)

    4.         Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai, pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah). Public Relation sangat peduli terhadap beberapa tugas pemasaran, yaitu antara lain:
    a.     Membangun image (citra)
    b.     Mendukung aktifitas komunikasi lainnya
    c.      Mengatasi persoalan dan isu yang ada
    d.     Memperkuat positioning perusahaan
    e.     Mempengaruhi publik yang spesifik
                       f.       Mengadakan launching untuk produk/jasa baru.
    g.     Program Public Relation antara lain yaitu:
    -    Publikasi
    -    Events
    -    Hubungan dengan investor
    -    Exhibitions/pameran
    -    Mensponsori beberapa acara.

    5.         Pemasaran Langsung (Direct marketing), yaitu suatu bentuk penjualan perorangan secara langsung ditujukan untuk mempengaruhi pembelian konsumen
    Merupakan elemen terakhir dalam bauran komunikasi/promosi. Terdapat 6 area dari directmarketing, yaitu:
    -    Direct mail, Mail order, Direct response, Direct selling, Telemarketing, Digital marketing

    6.         Word Of Mouth Pelanggan yang puas atau tidak puas akan berbicara kepada temannya tentang pengalamannya dalam menerima jasa tersebut, sehingga word-of-mouth ini   sangat  besar   pengaruhnya   dan   dampaknya   terhadap   pemasaran   jasdibandingkan denganaktivitas komunikasi lainnya.

    C.        Langkah Pengembangan Komunikasi/Promosi yang Efektif

    Untuk mengembangkan komunikasi yang efektif, maka diperlukan suatprogram dan 8 langkah(Kotler, 1995), yaitu:
    1.         Mengidentifikasikan Target Audience
    Dala tahap  ini  kita  menentuka siap target  audience  kita,  targetaudience bisamerupakan individu, kelompomasyarakat khusus atau umumBila perusahaan telah melakukansegmentasi dan targeting, maka segmen itulah yang menjadi target audience

    2.         Menentukan Tujuan Komunikasi
    Setelah  mengetahui target  audience dan  ciri-cirinya,  mak kemudiadapat  menentukan tanggapan  atas  ap yan dikehendaki.  Perusahaa harumenentukan   tujuan  komunikasinya,   apakah   untuk   menciptakan   kesadaranpengetahuan, kesukaan, pilihan,keyakinan atau pembelian.
    3.         Merancang Pesan
    Kemudian  perusahaa haru menyusu pesa yan efektif Idealnysuatu pesan harusmampu memberikan perhatian (Attention), menarik (Interest)membangkitkan keinginan(Desire), dan menghasilkan tindakan (Action), yankesemuanya dikenal sebagai metode AIDA.Pesan  yan efekti haru dapat  menyelesaika  masalah yaitu HOW”, WHAT”,WHEN dan WHO”.
    4.         Menyeleksi Saluran Komunikasi
    Perusahaan harus menyeleksi saluran-saluran komunikasi yang efisieuntuk membawaka pesan Salura komunikas itu  bis berup komunikaspersonal ataupunnon personal.
    5.         Menetapkan Jumlah Anggaran Promosi
    Menetapkan anggarasangatlah pentinkarenmenentukamenggunakan  media  apa, tergantun pad anggaran  yan tersedia.  Ataukaperusahaa berorientas pada pencapaian  sasaran  promos yan aka dicapai sehingga sebesar itulah anggaran yangakan berusaha disediakan
    6.         Menentukan Bauran Promosi
    Langka berikutny setelah   menetapka anggara promos adalamenentukan alatpromosi apa yang akan digunakan, apakah melalui: advertisingpersonal selling, salespromotion, atau public relation dan lain-lain (atau bauradari berbagai perangkat tersebut).
    7.         Mengukur Hasil-Hasil Promosi
    Setelah merencanakan promosi, perusahaan harus mengukur dampaknypada targetaudience, apakah mereka mengenal atau mengingat pesan-pesan yandiberikan
     Berap kali  melihat  pesa tersebut,  ap saj yan masi diingat, bagaimana sikapmereka terhadap produk jasa tersebut, dan lain-lain
    8.         Mengelola dan Mengkoordinasi Proses Komunikasi
    Karena jangkauan komunikasi yang luas dari alat dan pesan komunikasyang tersediauntuk mencapai target audience, maka alat dan pesan komunikasperlu dikoordinasikan.Karena jika tidak, pesan-pesan itu akan menjadi lesu padsaat produk tersedia, pesan kurangkonsisten atau tidak efektif lagi. Untuk itperusahaan harus mengarahkan pada penerapankonsep komunikasi pemasarayang terkoordinasi.

    Ada 3 gagasan utama dalam perencanaan bisnis yang dikemukakan oleh Kotler-AB. Susanto (2000 : 80) ;
    1.     Bahwa bisnis perusahaan seharusnya seperti ”Portofolio Investment”, yaitu perlu diputuskan bisnis mana yang dapat dikembangkan, dipertahankan, dikurangi atau bahkan mungkin dihentikan. Karena tiap bisnis memiliki keuntungan masing-masing dan sumber daya perusahaan harus dikelola sesuai dengan potensi yang menguntungkan
    2.     Berorientasi pada potensi keuntungan di masa depan dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi serta kesesuaian perusahaan. Tidak cukup dengan mengandalkan penjualan dan keuntungan yang telah dicapai pada tahun sebelumnya sebagai panduan
    3.     Strategi. Perusahaan harus memiliki dan menetapkan rencana kerja untuk mencapai sasaran jangka panjang dengan melihat posisi industri (lihat Identifikasi Pesaing), sasaran, peluang keahlian serta sumber daya perusahaan







    BAB III
    PENUTUP

    A.        KESIMPULAN

    1.         Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya
    2.         Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi / membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal padaproduk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan
    3.         Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi. Ada enam jenis kegiatan promosi, antara lain : 1. Periklanan (Advertising),   2. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), 3. Promosi Penjualan (Sales promotion), 4. Publisitas (Publisity), 5. Pemasaran Langsung (Direct marketing), 6. Word Of Mouth
    4.         Untuk mengembangkan komunikasi yang efektif, maka diperlukan 8 langkah (Kotler, 1995), yaitu: 1. Mengidentifikasikan Target Audience  2. Menentukan Tujuan Komunikasi, 3. MerancangPesan, 4. Menyeleksi Saluran Komunikasi, 5. Menetapkan Jumlah Anggaran Promosi, 6.Menentukan Bauran Promosi, 7. Mengukur Hasil-Hasil Promosi, 8. Mengelola danMengkoordinasi Proses Komunikasi


    B.     SARAN

    Jika ada kesalahan dan kekeliruan pada makalah ini maka kami  mohon kritik maupun saran yang sifatnya membangun dari pembaca demi kesempurnaan kedepan.



    DAFTAR PUSTAKA